Oleh: praharsa | 13 November 2010

Kemuliaan Sejati

Untuk meraih kemuliaan sejati (kamulyan sejati/syurga);
1. harus selalu ingat dan tunduk kepada Tuhan
2. tak boleh menyakiti hati dan mencelakai orang lain
3. hati tak boleh kotor dengan rasa iri dan kebencian
4. ringan menolong orang susah, tanpa pamrih dan jangan takabu      (tapa  ngrame)
5. sedekahlah (donodriyah) ; yang paling tinggi nilainya di hadapan    Tuhan adalah sedekah materi, kedua sedekah tenaga, ketiga sedekah  tutur-kata yang baik, keempat yang paling rendah nilainya adalah  sedekah doa.
6. ikhlas setinggi-tingginya, yakni keikhlasan yang dapat diumpamakan  dengan orang buang hajad besar
7. jangan ikuti “air bah” yang suka menerjang aturan dan hakekat  kemanusiaan, tetapi ikutilah “aliran air sungai” atau tapa ngeli  (mengikuti kehendak Tuhan) agar mencapai pada muara  keberuntungan kemudian masuk ke dalam lautan kemuliaan hidup.
8. jika kamu berbuat baik pada orang lain, jangan harapkan balasannya,  sekalipun kamu dibalas dengan kejahatan. Sebaliknya bertransaksilah  dengan Tuhan, jangan dengan orang itu, sebab transaksi dengan Tuhan  akan mendatangkan kebaikan yang berlipat ganda untuk diri kita  sendiri melalui banyak orang disekitarmu. Intinya, jangan sekali-kali  kamu membangkit atau mengungkit-ungkit kebaikan yang pernah  kamu lakukan pada orang lain, tetapi kuburlah kebaikan dalam-dalam  hingga kamu lupa (tapa mendhem)
9. anugerah agung itu tak ada yang gratis, semua memakai “uang  tebusan” berupa keprihatinan, dan penderitaan. Penderitaan dan  keprihatinan yang kamu jalani dengan ikhlas dan legowo itu  sesungguhnya akan menjadi tabungan “uang tebusan” yang akan  ditukar dengan anugrah. Semakin besar penderitaan, semakin besar  anugrah yang telah disiapkan Tuhan untuk mu. Maka dalam    penderitaan kamu jangan suka grenengan, grundelan, karena tindakan  itu hanya akan menghapus tabungan “uang tebusan” mu. Penderitaan  yang telah kamu jalani sekian lama hanya menjadi sia-sia, kamu tak kan  memperoleh apa-apa darinya kecuali penderitaan itu saja. (tapa  mbisu)

(sabdalangit)

Oleh: praharsa | 10 Juli 2010

Filosofi Orang Jawa

10 Filosofi Hidup orang Jawa

1. Urip Iku Urup (Hidup itu Nyala, Hidup itu hendaknya memberi manfaat nagi orang lain disekitar kita, semakin besar manfaat yang bisa kita berikan tentu akan lebih baik)

2. Memayu Hayuning Bawana, Ambrasta dur Hangkara (Manusia hidup di dunia harus mengusahakan keselamatan, kebahagiaan dan kesejahteraan; serta memberantas sifat angkara murka, serakah dan tamak).

3. Sura Dira Jaya Jayaningrat, Lebur Dening Pangastuti (segala sifat keras hati, picik, angkara murka, hanya bisa dikalahkan dengan sikap bijak, lembut hati dan sabar)

4. Ngluruk Tanpa Bala, Menang Tanpa Ngasorake, Sekti Tanpa Aji-Aji, Sugih Tanpa Bandha (Berjuang tanpa perlu membawa massa; Menang tanpa merendahkan atau mempermalukan; Berwibawa tanpa mengandalkan kekuasaan, kekuatan; kekayaan atau keturunan; Kaya tanpa didasari kebendaan)

5. Datan Serik Lamun Ketaman, Datan Susah Lamun Kelangan (Jangan gampang sakit hati manakala musibah menimpa diri; Jangan sedih manakala kehilangan sesuatu).

6. Aja Gumunan, Aja Getunan, Aja Kagetan, Aja Aleman (Jangan mudah terheran-heran; Jangan mudah menyesal; Jangan mudah terkejut-kejut; Jangan mudah kolokan atau manja).

7. Aja Ketungkul Marang Kalungguhan, Kadonyan lan Kemareman (Janganlah terobsesi atau terkungkung oleh keinginan untuk memperoleh kedudukan, kebendaan dan kepuasan duniawi).

8. Aja Kuminter Mundak Keblinger, Aja Cidra Mundak Cilaka (Jangan merasa paling pandai agar tidak salah arah;Jangan suka berbuat curang agar tidak celaka).

9. Aja Milik Barang Kang Melok, Aja Mangro Mundak Kendo (Jangan tergiur oleh hal-hal yang tampak mewah, cantik, indah; Jangan berfikir mendua agar tidak kendor niat dan kendor semangat).

10. Aja Adigang, Adigung, Adiguna (Jangan sok kuasa, sok besar, sok sakti).

Reformasi sebagai gelombang raksasa Membawa perubahan politik dahsyat satu dasawarsa Dan menumpang masuklah penghancur nilai-nilai luhur bangsa, Penumpang destruktif pelaksana Dengan ciri kerja gabungan utama: Permisif: serba boleh Adiktif: serba kecanduan Brutalistik: serba kekerasan Transgresif: serba melanggar aturan Hedonistik: serba mau enak, foya-foya Materialistik: serba benda, diukur Dan mereka bekerja dengan leluasa, karena tidak ada rasa malu lagi dalam panca indera Dengan mengusung nilai permisif, serba boleh begitu-begini Hak orang lain diambil, tanpa rasa malu lagi Populernya ini disebut korupsi Dan menjadilah negeri ini menduduki papan atas di dunia koruptif kini Karena rasa malu terkikis nyaris habis Nilai permisif yang serba boleh itu menyebabkan hak penggunaan kelamin orang lain Diambil dicuri tanpa rasa isi Karena rasa malu sudah sangat erosi Perilaku adiktif, serba kecanduan di negeri kita ini Melingkupi alkohol, nikotin, narkotika dan pornografi Dilakukan orang karena rasa malu yang makin kerdil mengecil Tingkah laku brutalistik, serba kekerasan Menyebabkan wajah Indonesia tak lagi ramah dan sopan Sedikit-sedikit murka, kepalan teracung, kata-kata nista Menggoyang pagar, merusak kantor, membakar kendara Bringas, ganas, sampai membunuh sesama bangsa Begitulah rasa malu sudah habis dan sirna Kelakuan transgresif, serba melanggar peraturan Mengakunya progresif, pelopor kemajuan Tapi sejatinya transgresor, melangkahi merusak tatanan Mendobrak tabu kepada yang muda diajarkan Karena rasa malu sudah hancur berantakan Perilaku hedonistik, serba mau enak dan foya-foya Memperagakan kekayaan di lautan kemiskinan Empati jadi direduksi luar biasa Karena rasa malu sudah raib ke angkasa Kelakuan materialistik, serba benda Segala aspek kehidupan diukur dengan uang semata Cengkeramannya makin terasa dalam perilaku hidup kita Karena rasa malu akan kita cari kemana Inilah adegan kehancuran budaya bangsa kita Salah satu sebab utama, dari banyak faktor yang dapat dieja Yang sepatutnya kita sebut sambil menangis Di dalam praktik di masyarakat kita hari ini Terutama berlangsung sejak Reformasi Tak ada sosok dan bentuk organisasi resminya Tapi jaringan kerjasamanya mendunia, Kapital raksasa mendanainya, Ideologi gabungan melandasinya Dengan gagasan neo-liberalisme sebagai lokomotifnya Dan banyak media massa jadi pengeras suaranya Dan tak ada rasa malu dalam pelaksanaannya Inilah Gerakan Syahwat Merdeka Dan pornografi salah satu komponen pentingnya

(Taufik Ismail)

Siapa yang menyangka kalau penyebab khususnya belanda datang ke Indonesia adalah gara gara sebuah tulisan dari buku yang ditulis oleh Jan Huygen van Linshoten yang berjudul “Itinerario naer Oost ofte Portugaels Indien”

Jauh sebelum Eropa terbuka matanya mencari dunia baru, warga pribumi Nusantara hidup dalam kedamaian. Situasi ini berubah drastis saat orang-orang Eropa mulai berdatangan dengan dalih berdagang, namun membawa pasukan tempur lengkap dengan senjatanya.Semua berawal dari dikobarkannya perang salib oleh Paus Urbanus II dalam Konsili Clermont tahun 1096

Perang Salib tanpa disadari telah membuka mata orang Eropa tentang peradaban yang jauh lebih unggul ketimbang mereka. Eropa mengalami pencerahan akibat bersinggungan dengan orang-orang Islam dalam Perang Salib ini. Merupakan fakta jika jauh sebelum Eropa berani melayari samudera, bangsa Arab telah dikenal dunia sebagai bangsa pedagang pemberani yang terbiasa melayari samudera luas hingga ke Nusantara. Bahkan kapur barus yang merupakan salah satu zat utama dalam ritual pembalseman para Fir’aun di Mesir pada abad sebelum Masehi, didatangkan dari satu kampung kecil bernama Barus yang berada di pesisir barat Sumatera tengah.

Dari pertemuan peradaban inilah bangsa Eropa mengetahui jika ada satu wilayah di selatan bola dunia yang sangat kaya dengan sumber daya alamnya, yang tidak terdapat di belahan dunia manapun. Negeri itu penuh dengan karet, lada, dan rempah-rempah lainnya, selain itu Eropa juga mencium adanya emas dan batu permata yang tersimpan di perutnya. Tanah tersebut iklimnya sangat bersahabat, dan alamnya sangat indah. Wilayah inilah yang sekarang kita kenal dengan nama Nusantara. Mendengar semua kekayaan ini Eropa sangat bernafsu untuk mencari semua hal yang selama ini belum pernah didapatkannya.

Paus Alexander VI pada tahun 1494 memberikan mandat resmi gereja kepada Kerajaan Katolik Portugis dan Spanyol melalui Perjanjian Tordesillas. Dengan adanya perjanjian ini, Paus Alexander dengan seenaknya membelah dunia di luar daratan Eropa menjadi dua kapling untuk dianeksasi. Garis demarkasi dalam perjanjian Tordesilas itu mengikuti lingkaran garis lintang dari Tanjung Pulau Verde, melampaui kedua kutub bumi. Ini memberikan Dunia Baru—kini disebut Benua Amerika—kepada Spanyol. Afrika serta India diserahkan kepada Portugis. Paus menggeser garis demarkasinya ke arah timur sejauh 1.170 kilometer dari Tanjung Pulau Verde. Brazil pun jatuh ke tangan Portugis. Jalur perampokan bangsa Eropa ke arah timur jauh menuju kepulauan Nusantara pun terbagi dua. Spanyol berlayar ke Barat dan Portugis ke Timur, keduanya akhirnya bertemu di Maluku, di Laut Banda.

Sebelumnya, jika dua kekuatan yang tengah berlomba memperbanyak harta rampokan berjumpa tepat di satu titik maka mereka akan berkelahi, namun saat bertemu di Maluku, Portugis dan Sanyol mencoba untuk menahan diri. Pada 5 September 1494, Spanyol dan Portugal membuat perjanjian Saragossa yang menetapkan garis anti-meridian atau garis sambungan pada setengah lingkaran yang melanjutkan garis 1.170 kilometer dari Tanjung Verde. Garis itu berada di timur dari kepulauan Maluku, di sekitar Guam.
Sejak itulah, Portugis dan Spanyol berhasil membawa banyak rempah-rempah dari pelayarannya. Seluruh Eropa mendengar hal tersebut dan mulai berlomba-lomba untuk juga mengirimkan armadanya ke wilayah yang baru di selatan.

Ketika Eropa mengirim ekspedisi laut untuk menemukan dunia baru, pengertian antara perdagangan, peperangan, dan penyebaran agama Kristen nyaris tidak ada bedanya. Misi imperialisme Eropa ini sampai sekarang kita kenal dengan sebutan “Tiga G”: Gold, Glory, dan Gospel. Seluruh penguasa, raja-raja, para pedagang, yang ada di Eropa membahas tentang negeri selatan yang sangat kaya raya ini. Mereka berlomba-lomba mencapai Nusantara dari berbagai jalur. Sayang, saat itu belum ada sebuah peta perjalanan laut yang secara utuh dan detil memuat jalur perjalanan dari Eropa ke wilayah tersebut yang disebut Eropa sebagai Hindia Timur. Peta bangsa-bangsa Eropa baru mencapai daratan India, sedangkan daerah di sebelah timurnya masih gelap.

Dibandingkan Spanyol, Portugis lebih unggul dalam banyak hal. Pelaut-pelaut Portugis yang merupakan tokoh-tokoh pelarian Templar (dan mendirikan Knight of Christ), dengan ketat berupaya merahasiakan peta-peta terbaru mereka yang berisi jalur-jalur laut menuju Asia Tenggara. Peta-peta tersebut saat itu merupakan benda yang paling diburu oleh banyak raja dan saudagar Eropa. Namun ibarat pepatah, “Sepandai-pandainya tupai melompat, akhirnya jatuh juga”, maka demikian pula dengan peta rahasia yang dipegang pelaut-pelaut Portugis. Sejumlah orang Belanda yang telah bekerja lama pada pelaut-pelaut Portugis mengetahui hal ini. Salah satu dari mereka bernama Jan Huygen van Linschoten. Pada tahun 1595 dia menerbitkan buku berjudul Itinerario naer Oost ofte Portugaels Indien, Pedoman Perjalanan ke Timur atau Hindia Portugis, yang memuat berbagai peta dan deksripsi amat rinci mengenai jalur pelayaran yang dilakukan Portugis ke Hindia Timur, lengkap dengan segala permasalahannya.

Buku itu laku keras di Eropa, namun tentu saja hal ini tidak disukai Portugis. Bangsa ini menyimpan dendam pada orang-orang Belanda. Berkat van Linschoten inilah, Belanda akhirnya mengetahui banyak persoalan yang dihadapi Portugis di wilayah baru tersebut dan juga rahasia-rahasia kapal serta jalur pelayarannya. Para pengusaha dan penguasa Belanda membangun dan menyempurnakan armada kapal-kapal lautnya dengan segera, agar mereka juga bisa menjarah dunia selatan yang kaya raya, dan tidak kalah dengan kerajaan-kerajaan Eropa lainnya.

Pada tahun 1595 Belanda mengirim satu ekspedisi pertama menuju Nusantara yang disebutnya Hindia Timur. Ekspedisi ini terdiri dari empat buah kapal dengan 249 awak dipimpin Cornelis de Houtman, seorang Belanda yang telah lama bekerja pada Portugis di Lisbon. Lebih kurang satu tahun kemudian, Juni 1596, de Houtman mendarat di pelabuhan Banten yang merupakan pelabuhan utama perdagangan lada di Jawa, lalu menyusur pantai utaranya, singgah di Sedayu, Madura, dan lainnya. Kepemimpinan de Houtman sangat buruk. Dia berlaku sombong dan besikap semaunya pada orang-orang pribumi dan juga terhadap sesama pedagang Eropa. Sejumlah konflik menyebabkan dia harus kehilangan satu perahu dan banyak awaknya, sehingga ketika mendarat di Belanda pada tahun 1597, dia hanya menyisakan tiga kapal dan 89 awak. Walau demikian, tiga kapal tersebut penuh berisi rempah-rempah dan benda berharga lainnya.

Orang-orang Belanda berpikiran, jika seorang de Houtman yang tidak cakap memimpin saja bisa mendapat sebanyak itu, apalagi jika dipimpin oleh orang dan armada yang jauh lebih unggul. Kedatangan kembali tim de Houtman menimbulkan semangat yang menyala-nyala di banyak pedagang Belanda untuk mengikut jejaknya. Jejak Houtman diikuti oleh puluhan bahkan ratusan saudagar Belanda yang mengirimkan armada mereka ke Hindia Timur. Dalam tempo beberapa tahun saja, Belanda telah menjajah Hindia Timur dan hal itu berlangsung lama hingga baru merdeka pada tahun 1945.

Oleh: praharsa | 9 Mei 2010

SEMAR

Semar adalah anak dewa Sang Hyang Tunggal dan Dewi Rekatawati yang adalah seorang putri kepiting raksasa bernama Rekata. Suatu hari Dewi Rekatawati bertelur dan dengan segala keajaiban, telur tersebut menetas dengan kulitnya menjadi Tejamantri (Togog), putih telurnya menjadi Bambang Ismaya (Semar), dan kuning telurnya menjadi Manikmaya (Batara Guru). Dalam kisahnya, mereka bertiga sangat berambisi untuk berkuasa menggantikan tahta Ayahandanya sebagai dewa. Hingga akhirnya Manikmaya mencetuskan ide perlombaan menelan gunung. Barang siapa yang berhasil menelan gunung dan memuntahkannya kembali, dialah yang menang dan berhak atas tahta Sang Hyang Tunggal, Ayahanda mereka. Dalam perlombaan tersebut, Tejamantri gagal, tidak sanggup menelan gunung. Sementara Bambang Ismaya berhasil menelan gunung, tetapi tidak berhasil memuntahkannya kembali. Itulah mengapa sosok Semar digambarkan sebagai seorang cebol dengan perut yang buncit. Mengetahui bahwa dua dari tiga anaknya mudah termakan hasutan, Sang Hyang Tunggal menjadi murka dan justru mengangkat Manikmaya menjadi Batara Guru, menggantikan tahtanya dan tetap berada di kahyangan. Sementara Tejamantri dan Bambang Ismaya diturunkan ke bumi dan dirubah namanya menjadi Togog dan Semar. Namun demikian, Semar adalah tokoh yang sangat istimewa dalam pewayangan. Ia sakti mandraguna dan kesaktiannya itu sampai diperebutkan oleh Pandawa dan Kurawa. Di bumi, Semar adalah tokoh yang sederhana namun bijaksana dan berkharisma. Hingga kepada ketiga anaknya pun Semar menurunkan sifat-sifat baiknya.

Oleh: praharsa | 5 Desember 2009

Jurus Menangkis Serbuan Email Sampah (Spam)

Spam alias email sampah memang sulit diredam, apalagi jika email yang kita gunakan tidak menggunakan filter penyaring spam. Niscaya, gelontoran iklan yang dibawa pesan yang tak diinginkan tersebut bakal mensesaki inbox kita. Berikut beberapa jurus yang bisa dilakukan untuk menangkis serbuan email yang direkomendasikan Symantec:

Yang Sebaiknya Dilakukan:

  • Berhenti berlangganan dari milis-milis sah jika Anda tidak ingin menerima pesan lagi. Ketika mendaftar untuk menerima email, periksa item-item tambahan apa saja yang Anda inginkan pada saat yang sama. Jangan memilih item yang tidak Anda inginkan.
  • Selektif dalam hal situs-situs tempat Anda mendaftarkan alamat email Anda.
  • Hindari menampilkan alamat email Anda di Internet. Pertimbangkan pilihan alternatif- misalnya, gunakan alamat tersendiri ketika mendaftar pada milis tertentu, miliki beberapa alamat email untuk berbagai tujuan berbeda, atau carilah layanan email sekali pakai.
  • Dengan menggunakan petunjuk yang disediakan oleh administrator, laporkan spam jika Anda memiliki pilihan untuk melakukannya.
  • Hapus semua spam
  • Hindari mengklik pada link mencurigakan dalam email atau pesan IM, karena bisa saja akan menghubungkan ke situs palsu. Kami menyarankan untuk mengetik alamat situs langsung pada browser daripada percaya pada link dalam pesan.
  • Pastikan bahwa sistem operasi selalu up to date, dan gunakan paket software keamanan yang komprehensif.
  • Pertimbangkan solusi antispam yang memiliki reputasi baik untuk menangani penyaringan di seluruh organisasi anda.

Yang Sebaiknya Tidak Dilakukan:

  • Membuka lampiran dari email yang tidak dikenal. Lampiran ini dapat menginfeksi komputer Anda.
  • Membalas spam. Biasanya alamat emailnya dipalsukan, dan membalas email spam akan menghasilkan spam-spam lain.
  • Mengisi formulir dalam pesan yang meminta informasi pribadi atau keuangan atau kata sandi (password). Perusahaan terkemuka tidak mungkin meminta informasi pribadi Anda melalui email. Jika ragu untuk menghubungi perusahaan yang bersangkutan melalui mekanisme independen yang terpercaya, seperti dengan memverifikasi nomor telepon atau alamat Internet yang dikenal yang Anda ketikkan ke jendela browser yang baru (jangan mengklik atau cut dan paste dari link dalam pesan).
  • Membeli produk atau jasa dari pesan spam.
  • Membuka pesan spam.
  • Meneruskan peringatan virus apapun yang anda terima melalui email. Bisa jadi itu adalah berita bohong (hoax).
Oleh: praharsa | 31 Agustus 2009

Sabar

“Hai orang-orang yang beriman, Bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Allah, supaya kamu beruntung.” (QS.Ali Imran [3] : 200).

Sabar, secara etimologi berarti menahan dan mencegah (al-habsu wal kaffu). Secara terminologi, sabar adalah menahan diri untuk melakukan keinginan dan meninggalkan larangan Allah SWT, sabar juga berarti sikap tegar dan kukuh dalam menjalankan ajaran Islam ketika muncul dorongan nafsu, ketegaran yang dibangun diatas landasan Al-Quran dan As-sunnah.

Sabar dapat juga berarti puncak sesuatu, orang yang memiliki kesabaran, akan sampai pada puncak kemuliaan. Allah telah memuji orang-orang yang bersabar dan menyebutkan mereka dalam firman-Nya: “Hanya orang-orang yang bersabar akan diberi pahala mereka yang tidak terbatas.” (QS Az-Zumar: 10).

Rasulullah SAW mengajarkan sifat sabar dengan meninggalkan sifat mengeluh. Dalam hadis qudsi, Allah SWT berfirman: “Apabila Aku hadapkan suatu cobaan kepada seorang hamba dari hamba-Ku pada badannya, atau pada anaknya, atau pada hartanya, lalu ia menghadapinya dengan penuh kesabaran, Aku merasa malu menegakkan timbangan (mizan) maupun membuka catatan amalnya pada hari kiamat.”(HR Hakim).

Dalam hadis lain Rasulullah SAW bersabda: “Kesabaran adalah salah satu dari perbendaharaan surga”, dan ketika ditanya mengenai keimanan, Nabi bersabda: ”Keimanan itu adalah kesabaran dan kemurahan.”

Ali bin Abi thalib mengatakan: ingatlah, sungguh tidak ada iman bagi orang yang tidak memiliki sabar. Karena itulah, Syekh Abu Nashr mengungkapkan bahwa spiritual sabar adalah kedudukan spiritual mulia. Sementara al Junaid menjelaskan bahwa sabar adalah memikul semua beban berat sampai habis saat-saat yang tidak diinginkan. Kedudukan seseorang ditentukan oleh kualitas kesabarannya.Innallaha ma’ashobirin (Sesungguhnya Allah itu dekat amat dekat dengan orang yang sabar). Bahkan, jadikanlah sabar dan salat sebagai penolong.

Ibnu salim menjelaskan bahwa ada tingkatan orang yang sabar, yaitu: pertama mutashabir (orang yang berusaha untuk bersabar), kedua shabir (orang yang sabar), ketiga shabhar (orang yang sangat bersabar). Orang yang sangat bersabar adalah mereka yang kesabarannya demi Allah, karena Allah dan dengan Allah.

Seluruh cobaan yang menimpanya dari segi kewajiban dan hakikat tidak akan melemahkannya, namun ia tetap kuat menghadapinya, sekalipun dari segi bentuk dan rupa akan berubah. Ketidaksabaran timbul ketika kita salah dalam memandang makhluk, mungkin kita memandang makhluk sebagai sumber penyebab segala seuatu.

Padahal, makhluk hanya menjalani kehidupan. Kalau kita hanya memfokuskan kepada makhluk, maka kualitas kesabaran yang kita miliki akan semakin berkurang. Lain halnya jika kita memandang bahwa Allah-lah yang menguasai setiap kejadian. Sehingga kesabaran kita akan semakin meningkat.

Ibnu Mas’ud mengisahkan bahwa ketika beliau sedang salat bersama Rasulullah SAW di masjid, tiba-tiba Abu Jahal berkata: ”Kiranya ada seorang yang berani mengambil kotoran unta bani fulan lalu melemparkannya kepada Muhammad ketika sujud.”

Lalu bangkitlah Uqbah bin Abu Mu’ayath datang membawa kotoran dan melemparkannya ke Nabi SAW saat sujud. Tidak ada seorangpun yang membela Nabi SAW karena saat itu kaum muslimin dalam keadaan yang sangat lemah. Nabi SAW tetap dalam sujudnya sampai datang Fatimah ra, puteri beliau, kemudian melemparkan kotoran itu.

Syekh Yusuf al-Qaradhawi membagi sabar dalam 6 kategori, yaitu : 1) sabar menerima ujian hidup (QS Al-Baqarah [2] : 155-157); 2) sabar dari keinginan hawa nafsu (QS Al-Munafiqun 9); 3) sabar dalam taat kepada Allah SWT (QS Maryam : 65); 4) sabar dalam berdakwah (QS Lukman : 17); 5) sabar dalam perang (QS.AL-Baqarah [2] : 177); 6) sabar dalam pergaulan (QS An-Nisa :19).

Lalu bagaimana cara untuk meraih kesabaran ? Para ulama memberikan beberapa kiat untuk meraih kesabaran, yaitu antara lain: Pertama, mengenali tabiat kehidupan dunia dengan segala kesulitannya. Penderitaan dan ujian adalah bagian dari tabiat dunia ini (QS An-Nahl [16] : 53). Kedua, mengenal balasan dan pahala sabar. Sabar pahalanya tanpa ada perhitungan (pahala tanpa batas) (QS.Az-Zumar [39] : 10).

Ketiga, percaya dan yakin bahwa setiap permasalahan ada solusinya, Allah SWT menjadikan setiap kesulitan, jalan keluar sebagai bentuk rahmat-Nya (QS Al-Insyirah [94] : 5-6). Keempat, meminta pertolongan kepada Allah dan kembali kepada perlindungan-Nya dengan bertawakal kepada-Nya (QS An-Nahl [16]: 42). Kelima, beriman dan menyakini takdir Allah SWT (QS Al-Hadid [57] : 22). Semoga Allah SWT menganugerahkan kepada kita hati yang lapang dan kesabaran.

Meningkatkan Motivasi Pada Diri Sendiri – What Will Stop Me

Posted using ShareThis

Oleh: praharsa | 31 Agustus 2009

detikcom : Anak Kurus Lebih Pintar!

title : Anak Kurus Lebih Pintar!
summary : Anda memiliki anak yang kurus? Jangan khawatir, mungkin bentuk tubuh anak itu akibat otaknya yang cerdas. Sebuah penelitian mengungkapkannya. (read more)

Oleh: praharsa | 31 Agustus 2009

detikcom : Bercinta Bisa Bikin Umur Lebih Panjang

title : Bercinta Bisa Bikin Umur Lebih Panjang
summary : Dalam kehidupan sehari-hari, seks merupakan kegiatan yang menyenangkan bila dilakukan dengan pasangan. Ternyata dibalik kenikmatan yang dirasakan ada manfaat yang tidak disangka. (read more)

Older Posts »

Kategori